Pertolongan Pertama

Tentang Medis Dasar...
Tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang dapat dimiliki oleh awam atau awam yang terlatih secara khusus. Batasannya adalah sesuai dengan sertifikat  yang dimiliki oleh Pelaku Pertolongan Pertama
Ini dia yang disebut PENOLONG PERTAMA
Penolong yang pertama kali tiba di tempat kejadian, yang memiliki kemampuan dan terlatih dalam penanganan medis dasar.
Tujuan Pertolongan Pertama: 
Menyelamatkan jiwa penderitaMencegah cacatMemberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhanDasar Hukum
Seorang petugas Pertolongan Pertama ternyata ada aturan undang- undangnya lho…
a. Memberikan Pertolongan :
Pasal 531 K U H P
Barang Siapa Menyaksikan Sendiri ada orang dalam keadaan bahaya maut, lalai memberikan atau mengadakan pertolongan kepadanya sipenderita sedang pertolongan itu dapat diberikannya atau diadakannya dengan tidak akan menguatirkan, bahwa ia sendiri atau orang lain akan kena bahaya dihukum kurungan selama-lamanya tiga bulan atau denda sebanyak- banyaknya Rp 4.500,-
Jika orang yang perlu ditolong itu mati diancam dengan sangsi KUHP 45,
165, 187, 304 s, 478, 525, 566.
b. Kerahasiaan :
Pasal 322 K U H P
Barang siapa dengan sengaja membuka suatu rahasia yang wajib menyimpannya oleh karena jabatan aau pekerjaannya baik yang sekarang maupun yang dahulu dipidana dengan pidana penjara selama- lamanya 9 bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 9.000,-
Jika kejahatan itu dilakukan yang tertentu, maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang lain. 
PENTING! Penolong juga perlu minta izin sebelum menolong
Persetujuan Tindakan Pertolongan
Ada  dua  bentuk  persetujuan  atau  ijin  bagi  penolong  untuk  melakukan tindakan:
a.    Persetujuan yang dianggap diberikan atau tersirat
      Adalah persetujuan yang umum diberikan dalam keadaan penderita sadar atau normal.
b.    Persetujuan yang dinyatakan
       Adalah persetujuan yang dinyatakan secara lisan atau secara tertulis oleh penderita itu sendiri.
Seorang    Penolong Pertama mempunyai    KEWAJIBAN sebagai berikut : 
Menjaga  keselamatan  diri,  anggota  tim,  penderita  dan  orang  di sekitarnyaMenjangkau penderitaMengenali dan mengatasi masalah yang mengancam nyawaMeminta bantuan / rujukanMemberikan  pertolongan  dengan  cepat  dan  tepat  sesuai  keadaan penderitaMembantu penolong yang lainMenjaga kerahasiaan medis penderitaMelakukan komunikasi dengan petugas lain yang terlibatMempersiapkan penderita untuk ditransportasi / dirujuk ke fasilitas kesehatanBagi yang ingin jadi Penolong Pertama, ini nih KUALIFIKASInya : 
Jujur dan bertanggungjawabProfesionalMempunyai kematangan emosiMampu bersosialisasiKemampuan nyata terukur sesuai sertifikasiMempunyai kondisi fisik baikMempunyai rasa banggaAlat Perlindungan Diri
Sebagai pelaku PP, kita juga harus mengutamakan keselamatan diri sendiri. Jadi, kita memerlukan Alat Perlindungan Diri ( APD ).
APD itu adalah alat yang digunakan agar kita tidak tertular penyakit. Alat perlindungan diri tidak perlu mahal.
Contohnya :
a.    Sarung tangan lateks
       Pada dasarnya semua cairan tubuh dianggap dapat menularkan penyakit.
b.    Kaca mata pelindung
       Mata juga termasuk pintu gerbang masuknya penyakit kedalam tubuh manusia
c.    Masker penolong
       Mencegah penularan penyakit melalui udara
KAMU HARUS TAHU ! DARAH DAN SEMUA CAIRAN TUBUH BISA MENULARKAN PENYAKIT ... !
Selain APD, dalam melakukan PP kita juga memerlukan beberapa peralatan.
Misalnya :
a. kasa steril
b. pembalut gulung / perban
c. pembalut perekat / plester
d. pembalut segitiga / mitella
e. gunting pembalut
f. bidai
g. pinset
h. senter
i. selimut
j. dll
Fungsi Alat dan Bahan Dasar
Dalam menjalankan tugasnya ada beberapa peralatan dasar yang sebaiknya tersedia dan mampu digunakan oleh penolong di antaranya :
1. Alat dan bahan memeriksa korban
2. Alat dan bahan perawatan luka
3. Alat dan bahan perawatan patah tulang
4. Alat untuk memindahkan penderita
5. Alat lain yang dianggap perlu sesuai dengan kemampuan

Komentar

Postingan Populer